iklan 336x280
iklan link responsive
iklan 336x280
iklan link responsive
Baca Juga
Bisa jadi nama abu ubaid masih asing untuk mayoritas orang. biografinya kerap luput di antara ulama besar yang lain yang sezaman dengan dia. tulisannya juga bisa jadi cuma sebagian kecil yang masih mengingatnya. namun, mengerti kah kalian kalau seseorang yang diucap ayah ekonomi modern, adam smith, sempat ‘tunduk’ pada karyanya? oleh karna itu kita hendak mangulas tentang salah satu ilmuwan ekonomi muslim ini.
ahmad ibn hambal merupakan orang yang senantiasa meningkat kebaikannya tiap hari. ulama sekaliber imam syafi’i juga berpendapat kalau teman - temannya itu amat fasih berbahasa arab dibandingkan ulama yang lain. dan juga ishaq juga mengatakan :
“abu ubaid merupakan yang terpandai diantara saya, syafi’i, dan juga ahmad ibn hambal”. begitulah statment ishaq, ulama yang pada masanya amat kokoh hafalannya.
dalam pemikiran qudâmah assarkhâsy, “di antara syafi’i, ahmad ibn hambal, ishaq, dan juga abu ubaid, hingga syafi’i menggambarkan orang yang amat kompeten di bidang fikih (faqih) , ibnu hambal amat wara’ (hati - hati) , ishaq amat huffadz (kokoh hafalannya) dan juga abu ubaid yang amat pandai bahasa arab (pakar nahwu) ”.
nama lengkap dia merupakan abu ubaid al - qasim ibn salam ibn miskin ibn zaid al - azdhi. ayahnya merupakan budak kepunyaan seseorang masyarakat harah. dia ini banyak memakai waktunya buat menuliskan dan juga berkarya. sampai - sampai bagi abû ‘ubaid, satu hari menuliskan itu lebih utama menurutnya dari pada menggoreskan pedang di jalur allah. bersumber pada kesaksian abu bakar ibn anbari, dia membagi malamnya jadi 3 penggalan. kesatu buat tidur, kedua buat qiyamullail, dan juga terakhir buat menuliskan.
ulama cendekiawan ini hidup sezaman dengan para imam besar serupa imam syafi’i dan juga ahmad bin hambal. posisi sejajarnya ini menjadikan abû ‘ubaid seseorang mujtahid yang mandiri dalam artian tidak mampu diidentikkan pada satu mazhab tertentu.
perawakan abu ubaid merupakan berambut pirang dan juga berjenggot rimbun. dia kelahiran khurasan tahun 154 h ini dan juga telah menghasilkan puluhan karya dalam bidang ilmu nahwu, qiraat, fiqih, syair, dan juga yang lain. di antara banyak karyanya itu, salah satu yang amat terkenal menggambarkan kitab al - amwal. hebatnya, kitab klasik yang hingga detik ini masih relevan dengan ekonomi modern saat ini.
al - amwal - karya - ilmuwan - ekonomi - muslim - abu - ubaid
al - amwal karya abu ubaid ilmuwan ekonomi muslim yang diterjemahkan kedalam bahasa indonesia
kitab al - amwal yang secara definisi berarti harta ataupun kekayaan, banyak membicarakan permasalahan keuangan publik (sebutan ekonomi modern: kebijakan fiskal dan juga moneter). sumber inspirasi abu ubaid merupakan kehidupan ekonomi era rasulullah dan juga para teman yang banyak mempraktikkan kaidah maqashid syariah. sebagian permasalahan yang diulas abu ubaid dalam al - amwal serupa guna pemerintah dalam mengelola ekonomi, sumber keuangan sesuatu negeri, hingga perihal yang mikro serupa hak yang didapatkan orang yang dapat menghidupkan tanah mati dan juga menjadikannya subur.
dapat kita gambarkan gimana pada 154 hijriyah di mana permasalahan ekonomi belum sekompleks saat ini, seseorang ulama telah banyak memikirkannya terlebih dulu tentang sumber - sumber keuangan sesuatu negeri, gimana sepatutnya negeri membelanjakan dananya (anggaran fiskal) , guna duit dalam negeri, hingga pengelolahan sistem pertanahan (keadilan untuk owner dan juga pengelola tanah).
kepintaran ulama generasi byzantium ini dalam membongkar permasalahan ekonomi makro banyak menginspirasi adam smith, ayah ilmu ekonomi kapitalis. master piece - nya yang bertajuk wealth of nations banyak melansir dari al - amwal - nya abu ubaid yang pula mangulas yang sama dan juga ditulis ratusan tahun saat sebelum lahirnya adam smith terlebih wealth of nations.
wajarlah bila setelah itu ibnu robuhah mengatakan “kita membutuhkan orang serupa abu ubaid namun abu ubaid belum tentu memerlukan kita”. kita wajib bersyukur dan juga bangga terhadap dia, abu ubaid.
( sumber: satujam. com )
ahmad ibn hambal merupakan orang yang senantiasa meningkat kebaikannya tiap hari. ulama sekaliber imam syafi’i juga berpendapat kalau teman - temannya itu amat fasih berbahasa arab dibandingkan ulama yang lain. dan juga ishaq juga mengatakan :
“abu ubaid merupakan yang terpandai diantara saya, syafi’i, dan juga ahmad ibn hambal”. begitulah statment ishaq, ulama yang pada masanya amat kokoh hafalannya.
dalam pemikiran qudâmah assarkhâsy, “di antara syafi’i, ahmad ibn hambal, ishaq, dan juga abu ubaid, hingga syafi’i menggambarkan orang yang amat kompeten di bidang fikih (faqih) , ibnu hambal amat wara’ (hati - hati) , ishaq amat huffadz (kokoh hafalannya) dan juga abu ubaid yang amat pandai bahasa arab (pakar nahwu) ”.
nama lengkap dia merupakan abu ubaid al - qasim ibn salam ibn miskin ibn zaid al - azdhi. ayahnya merupakan budak kepunyaan seseorang masyarakat harah. dia ini banyak memakai waktunya buat menuliskan dan juga berkarya. sampai - sampai bagi abû ‘ubaid, satu hari menuliskan itu lebih utama menurutnya dari pada menggoreskan pedang di jalur allah. bersumber pada kesaksian abu bakar ibn anbari, dia membagi malamnya jadi 3 penggalan. kesatu buat tidur, kedua buat qiyamullail, dan juga terakhir buat menuliskan.
ulama cendekiawan ini hidup sezaman dengan para imam besar serupa imam syafi’i dan juga ahmad bin hambal. posisi sejajarnya ini menjadikan abû ‘ubaid seseorang mujtahid yang mandiri dalam artian tidak mampu diidentikkan pada satu mazhab tertentu.
perawakan abu ubaid merupakan berambut pirang dan juga berjenggot rimbun. dia kelahiran khurasan tahun 154 h ini dan juga telah menghasilkan puluhan karya dalam bidang ilmu nahwu, qiraat, fiqih, syair, dan juga yang lain. di antara banyak karyanya itu, salah satu yang amat terkenal menggambarkan kitab al - amwal. hebatnya, kitab klasik yang hingga detik ini masih relevan dengan ekonomi modern saat ini.
al - amwal - karya - ilmuwan - ekonomi - muslim - abu - ubaid
al - amwal karya abu ubaid ilmuwan ekonomi muslim yang diterjemahkan kedalam bahasa indonesia
kitab al - amwal yang secara definisi berarti harta ataupun kekayaan, banyak membicarakan permasalahan keuangan publik (sebutan ekonomi modern: kebijakan fiskal dan juga moneter). sumber inspirasi abu ubaid merupakan kehidupan ekonomi era rasulullah dan juga para teman yang banyak mempraktikkan kaidah maqashid syariah. sebagian permasalahan yang diulas abu ubaid dalam al - amwal serupa guna pemerintah dalam mengelola ekonomi, sumber keuangan sesuatu negeri, hingga perihal yang mikro serupa hak yang didapatkan orang yang dapat menghidupkan tanah mati dan juga menjadikannya subur.
dapat kita gambarkan gimana pada 154 hijriyah di mana permasalahan ekonomi belum sekompleks saat ini, seseorang ulama telah banyak memikirkannya terlebih dulu tentang sumber - sumber keuangan sesuatu negeri, gimana sepatutnya negeri membelanjakan dananya (anggaran fiskal) , guna duit dalam negeri, hingga pengelolahan sistem pertanahan (keadilan untuk owner dan juga pengelola tanah).
kepintaran ulama generasi byzantium ini dalam membongkar permasalahan ekonomi makro banyak menginspirasi adam smith, ayah ilmu ekonomi kapitalis. master piece - nya yang bertajuk wealth of nations banyak melansir dari al - amwal - nya abu ubaid yang pula mangulas yang sama dan juga ditulis ratusan tahun saat sebelum lahirnya adam smith terlebih wealth of nations.
wajarlah bila setelah itu ibnu robuhah mengatakan “kita membutuhkan orang serupa abu ubaid namun abu ubaid belum tentu memerlukan kita”. kita wajib bersyukur dan juga bangga terhadap dia, abu ubaid.
( sumber: satujam. com )
Abu Ubaid, Ilmuwan Islam Ahli Ekonomi yang Ditiru Dunia Barat
4/
5
Oleh
horay